Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil

89 views
Iklan Film Semi Jav

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil.Nama saya Veronika. Saya seorang ibu rumah tangga Umur saya 42 tahun Suami saya disebut Prasetyo, 47 tahun, pegawai pemerintah di kota B. Saya senang dengan suami dan kedua anak saya. Suami saya adalah orang yang gagah dan besar, dia adalah seorang tentara dulu.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Penampilan saya sendiri meski sudah berusia tapi terawat dengan baik karena saya rajin ke salon, kebugaran dan yoga. Orang bilang, aku terlihat seperti Donna Harun. Tubuh saya masih bisa dikatakan langsing, meski payudaraku besar karena saya punya anak.

Anak pertamaku adalah Rika, seorang gadis remaja yang tumbuh dewasa. Dia baru masuk ke PTN Favorit. Nama kedua adalah Sangga, masih kelas menengah 2. Si Rika meski tinggal bersama kita tapi lebih sering meluangkan waktu di tempat kosnya di daerah Gejayan.

Jika Sangga, karena anak laki-laki remaja, lebih sering berkumpul dengan teman-temannya atau sedang sibuk berkegiatan di sekolah. Karena tidak lagi sibuk merawat anak, kehidupan seks saya semakin tua bahkan lebih. Apalagi suamiku selain bodi kokoh, juga orang yang sangat terbuka soal urusan seks.

Akhir-akhir ini, setelah anak-anak besar, kita berlangganan internet. Suami saya dan saya sering browsing untuk masalah seks, entah itu video, cerita, atau foto. Semua jenis gaya hubungan intim yang kita lakukan. Kita bercinta sangat sering, setidaknya 3 kali seminggu. Entah bagaimana, karena kita sering meluncur di internet, gairah gairah lebih bergairah.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Sebagai pejabat, suami saya sering tidak di rumah, tapi kalau kita pas di rumah, kita langsung main kuda belakang, hehehe. Kami telah lama memutuskan untuk tidak memiliki anak lagi. Tapi aku sangat takut memasang spiral. Dulu saya mencoba suntikan dan pil KB. Tapi sekarang kita menggunakan kondom lebih sering, atau lebih sering suami saya ‘keluar’ di luar.

Biasanya di wajah saya, di payudara, atau bahkan di mulut saya. Pokoknya kita sangat berhati-hati agar Sangga tidak memiliki saudara lagi. Dan tenanglah, suamiku sangat pandai mengendalikan muncratannya, jadi aku tidak khawatir dia muncrat di rahimku. Sebagai wanita tua, tubuh saya sintetis dan seksi.

Payudara saya sudah agak kendor, tapi tentu saja lumrah seperti itu karena ukurannya yang termasuk besar. Tapi yang jelas, tubuh saya masih semlohai karena saya masih punya pinggang meski pantat saya besar. Saya sadar, jika tubuh saya masih mampu membuat pria menelan ludah. Apalagi saya termasuk ibu yang suka memakai baju yang agak ketat.

Ini adalah kebiasaan remaja. Apalagi sekarang susu saya bertambah besar. Suami saya adalah seorang pejabat yang baik. Dia ramah untuk semua orang. Di desa ia termasuk peralatan yang disukai oleh tetangganya. Apalagi suami saya juga banyak nongkrong dengan anak desa muda. Jika pas di rumah, suami saya sering mengajak anak kecil untuk bermain dan berbicara di teras rumah.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Sejak setahun yang lalu, di halaman depan rumah kami dibangun sejenis gazebo untuk menggantung tetangga. Setelah membeli televisi baru, televisi lama kita dipasang di gazebo sehingga tetangga merasa betah nongkrong di sana. Yang jelas, banyak ayah yang mencuri perhatian saya untuk melihat apakah saya membersihkan halaman atau menindaklanjuti sebentar di tempat itu.

Aku tahu, aku ibu dari semlohai, hehehe. Selain tuan-tuan, ada juga remaja dan remaja yang sering bermain di rumah. Salah satunya karena gazebo juga dijadikan perpustakaan bagi warga. Salah satu anak desa yang paling sering bermain ke rumah adalah Eki, yang masih kelas dua.Dia adalah anak tetangga kita yang tinggal di rumah kita. Anaknya baik dan ringan. Seperti suami saya dia sangat dekat, sering membantu suami saya jika dia membersihkan rumah, atau membelikan kami sesuatu di toko.

Sejak kecil, Eki dekat dengan anak-anak kita, mereka sering bermain karburga di gazebo. Bahkan Eki terkadang menginap di sana, karena jika gazebo malam sudah tertutup oleh suami saya, maka rasanya tidak terasa dingin.

Suatu malam, suami saya dan saya sedang bercumbu di kamar kami. Karena saya sering melihat adegan blowjob di internet, saya menjadi ketagihan mengisap kontol suamiku. Apalagi kontol suamiku adalah penis paling gagah di dunia bagiku. Tidak kalah dengan penis biasa yang saya lihat di BF. Saat saya masih belet muda saya selalu menolak jika ditemani blowjob.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Entah bagaimana sekarang di usia 42 lebih, saya hanya tergila-gila mengisap batang suami saya. Bahkan saya bisa orgasme hanya dengan mengisap batang besar. Setiap kali film biru mulutku terasa gatal. Jika saya tidak punya suami, saya selalu membawa pisang saat menonton film gituan. Hati-hati, sambil nonton sambil makan pisang, hehehe.

Malam itu aku dengan rakus menjilat kontol suamiku. Bagi mas Prasetyo, mulut saya berdua. Dengan bercanda, dia pernah mengatakan bahwa sebenarnya dia sama dengan poligami, karena dia memiliki dua lubang yang keduanya panas untuk masuk. Pidato itu benar, karena mulut saya hampir seperti candi, baik dalam mengisap maupun mengisap.

Karena kita menghindari kehamilan, sebagian besar sperma suami saya masuk ke mulut saya. Malam itu kami lupa bahwa Eki tidur di gazebo depan. Seperti biasa, saya berteriak pada saat penis suami saya mengaduk isi memek saya. Suami saya sangat kuat. Malam itu saya sudah sering orgasme, sementara suami saya masih bugar dan terus saya teruskan.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Tiba-tiba kami tersentak saat kami mendengar suara di jendela. Segera suami mengeluarkan kopernya dan membuka jendela. Di luar tampak Eki dengan wajah terkejut dan gemetar tertangkap mengintip kami. Suamiku tampak marah dan muncul dari jendela. Eki yang terkejut dan ketakutan melompat kembali.

Aku sangat terkejut, kakinya menabrak parit kecil di teras rumah. Eki merosot dan terjatuh ke belakang. Suami saya tidak marah, tapi dia juga kesal. “Walah, Ndun apa yang kamu lakukan?” Bentaknya. Eki takut mati. Dia sangat menghormati kita. Suami saya yang sedang marah tidak memarahinya.

Eki gelagepan Wajahnya meringis kesakitan, pantatnya tampak tersandung sesuatu di halaman. Saya juga sangat malu melihat anak itu tersinggung. Tapi aku juga suka Eki, bahkan seperti anakku sendiri. Saya juga menyadari bahwa kami salah karena kami bercinta dengan kebisingan.

Aku langsung meraih jubahku dan bergabung dengan Eki. “Aduh, mas Kasian dia, jangan marah, apa kamu sakit Ndun?” Aku mendekati Eki dan memegang tangannya. Wajah Eki sangat menyedihkan, antara rasa takut, sakit, dan malu. “Bukan papa, apa kamu sakit, Ndun?” Tanyaku. “Ini kau coba berdiri, bukan?” Karena gemetaran, Eki gagal mencoba berdiri, dia malah terjatuh lagi.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Secara refleks, saya menahannya, jadi kita berdua menjadi terpeluk. Dada saya menyentuh lengannya, tentu saja dia bisa merasakan kelembutan benjolan besar saya karena saya hanya mengenakan gaun berpakaian tipis, sementara di dalam saya tidak mengenakan apapun. “Oh, maaf, Ndun,” teriakku. Tiba-tiba suamiku tertawa. Sedikit kesal aku meliriknya, kenapa dia menertawakan kita? “Aduh, mas ini.

Beberapa anak malah malah tertawa,” “Hahaha .. lihat itu, Dik. Si Eki sudah besar, hahaha …” kata suamiku saat ia menunjuk selangkangan Eki. Weitss … ternyata Eki mungkin mengintip kami sambil menyeret, karena dengan celana kendornya, tangkai kecilnya terlihat mencuat. Kontol kecil itu terlihat sangat tegang dan kemerahan.

Malu juga aku melihat adegan itu, apalagi Eki. Dia menambahkan gelagepan. “Hussh, Mas. Miskin dia, saya malu,” kataku itu justru menambah rasa malu Eki. “Anda ingin melihat sekarang, Ndun? Wow, hayooo … Anda haus ya lihat Nyonya Veronika?” Menggoda suami saya. Dia bahkan tertawa sambil berdiri di belakangku.

Tentu saja, wajah Eki semakin merah, meski masih kontol kecilnya berdiri tegak. Aku kesal dengan suamiku. Tidak menolonng bahkan menertawakan si kecil. “Hah, Mas … mbok jangan godain dia, mbok tolong ya, angkat dia!” “Lha dia khan sudah berdiri .. iya iya, Ndun? LOL,” kata suamiku. Aku benar-benar tidak tahan melihat wajah anak yang merah karena malu.

Aku langsung berdiri mengangkang di depannya dan memeluk kedua tangannya untuk menariknya berdiri. Berat juga tubuhnya. Aku menarik keras, akhirnya dia terangkat. Tapi hanya setengah jalan, mungkin karena dia masih gemetar dan saya juga kurang kuat, tiba-tiba sayangku yang jatuh padanya.

Ohhh … aku mencoba menahan tubuhku untuk menghancurkan anak itu, tapi tanganku menekan dada Eki dan membuatnya terjatuh kembali di punggungnya. Bahkan saat ini, saya terjatuh di pangkuan saya. Dan … ohhhh! Sleppp … merasakan sesuatu masuk tepat di bait suci saya. Waah … !! Aku tersentak dan sesaat bingung apa yang terjadi, begitu pula Eki, wajahnya tampak sangat ketakutan. “Aduuuhhh!” Saya berteriak.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Sementara suamiku hanya tertawa melihat kami jatuh lagi. Tiba-tiba saya menyadari apa yang terjadi di lubang bait suci saya, ternyata Eki sedikit kontol! Kontolnya dengan mudah berhasil masuk ke dalam kuil saya karena disamping kakak saya masih membasahi sisa hubungan seksual saya dengan suami saya, juga karena saya tidak mengenakan apapun di balik pembalut pendek saya.

Ohhhhh … apa yang terjadi? Saya pikir. Mungkin juga karena kontol Eki yang masih imut dan lubang googling tempol saya yang biasa digagahi sang suami, sangat mudah untuk dijadikan trunk. “Ohhh .. Misa? !!” Aku mendesis pada suamiku. Kali ini suamiku berhenti tertawa dan sedikit terkejut.

“Kenapa, Dek?” Dia bertanya dengan heran. Kami bertiga berdua terkejut, sepertinya suamiku juga menyadari apa yang sedang terjadi. Dia mendekati kami, dan melihat bahwa batang Eki telah roboh di lubang bait suci saya. Sejenak kami bertiga terdiam karena bingung dengan apa yang sedang terjadi.

Aku merasakan kontol Eki berdenyut di dalam lob ku. Lob saya juga segera menanggapi, mengingat rasa tanggung jawab saya setelah melakukan hubungan intim dengan suami saya yang tertunda. Aku mencoba bangkit, tapi entah bagaimana, kakiku gemetar dan selangkanganku menempel ke tubuh Eki.

Cerita Dewasa Aku Di Nodai Anak kecil. Tentu saja penisnya menusuk lob ku lagi. Ohhh … saya merasakan sensasi yang biasa saya alami saat berhubungan seks. “Ohhh …” desisku. “Ahhh …” Eki ikut menangis. Wajahnya memerah. Tapi aku merasa pantatnya sedikit terangkat saat menanggapi selangkanganku. Slepppp … !! Kembali penisnya menusuk ke lob saya.

Anehnya, suamiku terdiam, entah karena dia kaget atau semacamnya. Hanya saja aku melihat wajahnya memerah dan sedikit membuka mulutnya, mungkin bingung juga untuk bereaksi dengan situasi aneh ini. Saya hanya menahan nafas sambil menguatkan tangan saya memegang tubuh saya.

Tanganku berada di sisi kanan dan kiri Eki. Sementara Eki dengan wajah memerah menatap wajahku dengan panik. Sedikit mangkel juga saya melihat wajahnya, panik, takut, tapi kok kontolnya tetap tegang di tempik saya. Anda anak orang sesat, pikirku.

(Visited 24 times, 1 visits today)
Iklan Film Semi Jav
author
Author: